Oleh: Kamaruddin Azis – Sekretaris The COMMIT Foundation, Founder Pelakita.ID
THECOMMITFOUNDATION – Pagi itu di Pontada, suasana berbeda terasa di halaman toko baru di samping Kantor External PT Vale. Grand Opening Teko 2.0 menjadi penanda babak baru, bukan hanya bagi toko itu sendiri, tetapi juga bagi semangat kebersamaan yang tumbuh di antara kami.
Di tengah keriuhan, saya melihat sebuah pemandangan yang sederhana tapi sarat makna: Bernardus Irmanto, Direktur Utama PT Vale, duduk santai bersama dua rekan dari The COMMIT Foundation.
Tidak ada jarak, tidak ada sekat, hanya senyum dan kehangatan yang menyatukan. Salah satu rekan bahkan dirangkul dengan penuh persahabatan—sebuah gestur kecil, namun dampaknya begitu besar.
Momen itu mengingatkan saya pada satu hal penting: kepemimpinan sejati adalah tentang hadir, mendengar, dan merangkul.
Di situ saya melihat bahwa jabatan bukan tembok yang memisahkan, tetapi jembatan yang menghubungkan. Bernardus tidak hanya hadir sebagai pimpinan perusahaan besar, tetapi juga sebagai sahabat yang menaruh hormat pada setiap anggota tim, tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik.
The COMMIT Foundation sendiri lahir dari semangat kolaborasi dan pemberdayaan, memadukan berbagai latar belakang untuk tujuan yang sama. Maka ketika saya melihat pemandangan itu, saya tahu bahwa nilai-nilai inklusivitas dan kesetaraan bukan hanya jargon, melainkan benar-benar dipraktikkan.
Teko 2.0 mungkin hanyalah sebuah toko baru, tetapi pagi itu ia menjadi simbol pembaruan—tentang cara kita bekerja, saling menghargai, dan saling menguatkan. Kami belajar bahwa kesuksesan bukan hanya tentang target yang tercapai, melainkan tentang perjalanan yang ditempuh bersama.
Foto itu akan selalu saya ingat. Bukan karena siapa yang ada di dalamnya, tapi karena pesan yang dibawanya: setiap orang punya tempat, setiap kontribusi berarti, dan setiap kebersamaan adalah kekuatan.
Makassar, 15 Agustus 2025
