Home Agenda Misi Mahasiswa Universitas Chuo ke Kantor COMMIT

Misi Mahasiswa Universitas Chuo ke Kantor COMMIT

140
0
SHARE
Suasana pertemuan (foto: Kamaruddin Azis)

Tim COMMIT Makassar pada tanggal 13 Agustus 2016 menerima kunjungan mahasiswa Universitas Chuo, Jepang. Misi kunjungan ini adalah untuk bertukar pikiran mengenai pengalaman pelaksanaan proyek Sulawesi Capacity Development Project yang telah berlangsung sejak tahun 2007 hingga 2012.

Ada 13 mahasiswa termasuk ketua tim Prof Sasaki Hiroyo yang diterima oleh Direktur Eksekutif COMMIT Ashar Karateng. Hadir pula Prof. Dr. Darmawan Salman, MS yang merupakan tenaga ahli COMMIT dan mantan project officer CD Project untuk Sulawesi Tenggara Ruslan Situju dan untuk Sulawesi Selatan, Kamaruddin Azis.

Ashar (kedua dari kanan) saat memberikan sambutan
Ashar (kedua dari kanan) saat memberikan sambutan

Menurut Prof Sasaki, kunjungan ini merupakan bagian dari skema Faculty Linkage Program untuk program kerjasama internasional dari Universitas Chuo. “Mahasiswa yang datang terdiri dari mahasiswa berlatar bisnis dan e-commerce, hukum, studi kebijakan, eknomi internasional, administrasi dan ekonom,” katanya.

Setelah perkenalan oleh para peserta, Ashar memperkenalkan tim COMMIT dan memaparkan pengalaman pelaksanaan proyek CD Project. Ashar menguraikan latar belakang, substansi tujuan dan pencapaian-pencapaian CD Project termasuk layanan COMMIT sebagai muara prinsip pelaksanaan JICA-CD project.

Suasana dialog
Suasana dialog

Selain itu, diputarkan pula film dokumentasi pengalaman CD Project melingkupi succes stiry kolaborasi di Pohuwato, Takalar, Wakatobi dan di 6 provinsi lainnya. Berlangsung pula tanya jawab antara peserta dan tim COMMIT termasuk dengan Prof Darmawan Salman, sebagai tenaga ahli pada saat pelaksanaan JICA-CD project.

Salah satu bagian dari dialog itu adalah adanya pertanyaan peserta mengenai bagaimana proses bekerja seorang fasilitator, bagaimana menentukan dan memberikan input bagi pekerjaan fasilitator masyarakat di lapangan.

“Berkaitan dengan CF, kesalahan di masa lalu, selalu memilih dan menunjuk orang untuk terlibat sesuatu. Karena itu di CD Project, kami tidak menunjuk siapa yang mau jadi community facilitator,” tanggap Ashar. Acara ini ditutup dengan pemberian cinderamata khas Jepang ke tim COMMIT dan foto bersama.

Suasana pemutara film CD Project (foto: Kamaruddin Azis)
Suasana pemutara film CD Project (foto: Kamaruddin Azis)

 

LEAVE A REPLY